Tuesday, June 5, 2007

Sejarah SMK Negeri 8 Semarang


Pada mulanya di kota Semarang hanya ada satu Sekolah Pekerja Sosial Atas (SPSA) yaitu SPSA Semarang yang berlokasi di Jl. Imam bonjol semarang yang berdiri tahun 1961. SPSA adalah sekolah khusus yang mempunyai jenjang pendidikan 4 tahun.


SMK Negeri 8 Semarang merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia yang sejak tahun pelajaran 1994/1995 telah ditunjuk sebagai SMK yang melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). PSG adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional yang memadukan secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja, terarah untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional tertentu. Pelaksanaannya melalui Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang mulai diberlakukan pada siswa tingkat I semester II sebagai masa orientasi kerja/pengenalan kerja dengan jangka waktu 1 bulan dan tingkat II semester V selama 2 bulan sebagai masa pelatihan kerja dengan dibantu pembimbing di Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI), masa kerja dengan bimbingan guru dan DU/DI, dengan persiapan tugas akhir sebagai syarat mengikuti Uji Kompetensi oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi).


Saat ini SMK Negeri 8 Semarang mempunyai dua jurusan yaitu Pekerjaan Sosial (Peksos) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Untuk tahun ajaran 2007/2008, sekolah menbuka satu jurusan lagi yaitu Multimedia.

2 comments:

boediman said...

1. Tahun 1950 awal ada Sekolah Pendidikan Kemasyarakatan (SPK) dari yayasan van Deventer Semarang,berstatus swasta bersubsidi. Lulusan petama tahun 1955.
2. Ada perubahan nama SPK menjadi Sekolah Pekerjaan Sosial(SPSA)tahun 1958 (?). Program pendidikan 3 tahun menjadi 4 tahun. Pendidikan kejuruan (latihan praktik kerja) di intensifkan, di kelas III dan IV. Di Kelas IV ada sebagian waktu untuk latiahan kerja praktik dengan "block system)
3. Di sekolah ada Guru Pembimbing Praktik, yang membimbing 5 - 10 murid. Murid masih mendapat pelajaran di sekolah atau bimbingan praktik di sekolah sampai jam 09.00. kemudian mereka praktik kerja di lembaga yang sudah ada dari jam 10.00 - 14.00.
4. Di lembaga atau kantor tempat latihan praktik ada petugas yang menjadi Pembimbing Lapangan (di tempat ia bekerja). Guru Pembimbing Sekolah dan Pembimbing Lapangan bekerja sama secara integratif membimbing murid yang praktik.
5. waktu itu ada beberapa tempat yang digunakan untuk praktik, yaitu BKIA; RS Jiwa Tawang; Kantor Sosial Kota; Bagian pembinaan anak nakal (Kepolisisan); Rumah Penjara (Mlaten dan Bulu); BKIA.
6. Tahun 1960/1961 ada proses untuk menegerikan SPSA Yauasan van Deventer di jalan Imam Bonjol.
7. Tahun 1961/1962 SPSA Negeri diresmikan. gedung sekolah milik Yayasan van Deventer masih dipinjam, sampai akhirnya SPSA memiliki bangunan gedung sendiri di daerah Simpang Lima, yang ditempati sampai sekarang.

Catatan:
1. Saya mnejadi guru di SPSA swasta bersubsidi di Semarang dari tahun 1960-1965.Saya mendapat kesempatan tugas belajar ke luar negeri.
2. Setelah kembali dari tugas belajar, saya ditempatkan di Kantor Pusat di Jakarta. Saya bekerja untuk membantu almarhumah Ibu Siti Aminah Djamian mengurusi SPSA.
3. Tahun 1968, Sekolah Hakim dan Jaksa (SHD), dan Sekolah Panitera Pengadilan (SPP)ditutup ("phasing out")dan dialihfungsikan menjadi SPSA. SPA bertambah di Kota Medan, Palembang, Malang, Makassar, Ambon.
4. SPSA Negeri yang sudah ada sejak awal ialah SPSA N di Jakarta (1958 ?). SPK/SPSA N Solo adalah SPK/SPSA yang paling tua.
5. Pada akhir perang dunia kedua, dan awal dari Kemerdekaan Indonesia , banyak orang menjadi korban perang. Mereka hidup sengsara, banyak anak menjadi yatim piatu, orang dewasa kehilangan pekerjaan dan tak dapat menghidupi kleuarganya, mereka cacat jasmani dna mental, dan lain jenis kesengsaraan.
6. Sekelompok warga masarakat merasa terpanggil untuk membantu para korban perang. Jumlah mereka terbatas, karena itu mereka melakukan pelatihan untuk mendidikan kaum muda menjadi pekerja kemasyarakatan.
7 Menyadari pentingnya tenaga atau pekerja kesayarakatan untuk pembangunan bangsa dan negara, Pemerintah mendirikan Sekolah Pendidikan Kemasyarakatan (SPK). berdirilah SPK negeri Solo. sesuai dengan tuntutan zaman, program pendidikan di SPK/SPSA disempurnakan secara bertahap.

boediman said...

1. Di Jakarta ada IKATAN KELUARGA ALUMNI SPK/SPSA, yang secar arutin mengadakan kegiatan silaturahmi
2. Sekretariat:
sdr. Murniningsih S.
Jln Depsos X/21,
Bintaro,
Jakarta Selatan, 12 330
tlp. 021-73889746
3. Pada tanggal 14 Februari 2010, mereka mengadakan pertemuan silaturahmi di Bekasi. telah hadir pula utusan dari Semarang, sekitar 10 orang (laki-laki dan perempuan).
4. Dalam bulan Maret 2010 ada kegiatan bersama sebagai berikut:
Kegiatan: Silaturahmi
Waktu : 14 Maret 2010
Sponsor : DR. Drs.. Masduki Jusak
SH
Alamat : Jln Pemuda
Kendal.